Mengenal Jenis Tanaman Hidroponik Di Sekitar Anda

3 min read

Membudidayakan tanaman dengan hidroponik membawa kebahagiaan tersendiri. Hal ini tidak terlepas dari keunikan serta karakteristik yang dimiliki oleh teknik bercocok tanam yang satu ini. Secara garis besar, hidroponik merupakan cara untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman dengan menggunakan media selain tanah. Terkait jenis tanaman hidroponik, ada berbagai pilihan yang bisa Anda budidayakan.

Pada dasarnya hidroponik tidak berbeda dengan pembudidayaan tanaman secara konvensional. Yang membedakan hanyalah media yang digunakan serta perawatan ekstra yang dibutuhkan. Karena karakteristiknya yang berbeda, tidak semua tanaman bisa dibudidayakan menggunakan teknik hidroponik. Hanya beberapa jenis tanaman hias, sayur dan buah yang bisa dikembangkan secara hidroponik.

Sebelum membahas jenis-jenis tanaman untuk hidroponik secara detail, ada baiknya Anda memahami cara memilih tanaman untuk dibudidayakan tanpa media tanah ini.

  1. Pilih tanaman sesuai kondisi geografis

Sebenarnya hal ini berlaku tidak hanya untuk hidroponik tetapi juga penanaman secara konvensional. Memperhatikan kondisi geografis berkaitan dengan tumbuh kembang tanaman yang akan Anda budidayakan. Seperti yang Anda tahu, beberapa jenis tanaman membutuhkan kondisi geografis tertentu untuk tumbuh kembang yang optimal.

  1. Perhatikan iklim

Iklim merupakan faktor eksternal yang perlu Anda perhatikan ketika memilih tanaman hidroponik. Sesuaikan tanaman dengan iklim yang sedang berlangsung. Sebagai contoh, Anda perlu menghindari penanaman cabai dan tomat pada musim hujan karena kedua tanaman ini mudah busuk apabila terkena siraman air dalam jumlah yang banyak.

  1. Pilih tanaman dengan nilai ekonomi

Hal lain untuk diperhatikan ketika memilih tanaman untuk hidroponik adalah dengan mempertimbangkan nilai ekonomis. Tentu saja Anda tidak ingin mengalami kerugian ketika membudidayakan tanaman secara hidroponik. Dalam pemilihan tanaman sayuran misalnya, Anda perlu menanam jenis sayuran yang diminati oleh masyarakat sehingga lebih mudah untuk memasarkannya.

  1. Pilih bibit yang berkualitas

Kesuksesan budidaya tanaman hidroponik bergantung pada pemilihan bibit. Jika Anda memilih bibit tanaman yang berkualitas serta memberikan perawatan yang maksimal, tentunya hal ini memperbesar peluang untuk meraup keuntungan dari hidroponik. Dalam hal pemilihan bibit, pastikan Anda memperhatikan kondisi akar, batang dan daun.

Jenis Tanaman Hias Hidroponik

Berbicara tentang tanaman hias, hal ini cukup menarik karena jenis tanaman ini memiliki banyak peminat. Banyak orang yang menjadikan tanaman hias sebagai ladang bisnis, namun tak sedikit yang hanya menjadikannya sebagai hobi. Jika Anda ingin mencoba sesuatu yang baru dengan menanam tanaman hias hidroponik, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa Anda pilih:

  1. Anggrek

Tanaman yang satu ini telah lama dikenal sebagai jenis tanaman hias yang menggunakan teknik hidroponik. Anggrek dapat tumbuh dengan baik di berbagai media tanam seperti arang, serabut kelapa, batang pakis, hingga pecahan batu bata. Media tersebut memiliki drainase yang baik sehingga akar anggrek tidak mengalami pembusukan akibat terlalu banyak air.

Indonesia yang merupakan negara tropis memiliki iklim yang tepat untuk pembudidayaan anggrek. Tidak heran jika begitu banyak hobiis tanaman hias yang memilih anggrek sebagai tanaman yang tepat untuk hidroponik. Terlebih lagi dengan berbagai macam bunga yang dihasilkan, tentunya menjadikan anggrek salah satu tanaman hias yang patut untuk dimiliki.

  1. Aglaonema

Jenis tanaman hias untuk hidroponik selanjutnya adalah aglaonema. Tanaman hias yang satu ini cukup populer di kalangan masyarakat, meskipun dengan nama yang berbeda yaitu sri rejeki. Tanaman ini memiliki ciri khusus yaitu daun dengan bentuk lonjong serta adanya garis abu-abu di permukaan daun.

Aglaonema cenderung mudah untuk dibudidayakan menggunakan teknik hidroponik karena tidak membutuhkan air dalam volume yang banyak. Berbagai media yang bisa digunakan untuk aglaonema antara lain arang kayu, arang sekam, hingga hydrogel.

  1. Suplir

Suplir merupakan jenis tanaman hidroponik dalam kategori tanaman hias. Tanaman ini sangat sesuai untuk ditanam dengan teknik hidroponik. Karena suplir cenderung lebih menyukai lahan yang basah, Anda dapat menyesuaikan pemilihan media yang sesuai agar tanaman dapat tumbuh dengan subur. Pilih media yang mampu menyimpan air dalam volume yang banyak seperti hydrogel, spons dan rockwool.

Jenis Tanaman Buah Hidroponik

Selain tanaman hias, hidroponik juga dapat diterapkan untuk jenis tanaman buah. Ada berbagai macam buah yang bisa ditanam dengan teknik ini. Pada umumnya jenis buah yang cocok untuk hidroponik merupakan tanaman yang tidak terlalu besar dan memiliki akar serabut. Berikut jenis-jenis tanaman buah yang bisa Anda pilih untuk budidaya hidroponik:

  1. Mentimun

Siapa yang tak kenal mentimun? Buah yang satu ini memiliki kandungan air yang sangat tinggi sehingga menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh serta kulit. Mentimun merupakan salah satu jenis tanaman yang cocok ditanam secara hidroponik karena ukuran tanaman yang merambat namun tidak terlalu besar. Dengan hidroponik, mentimun bisa dibudidayakan bahkan dalam lahan yang sempit.

  1. Tomat

Tomat merupakan tanaman buah yang ideal untuk hidroponik mengingat ukuran tanaman yang tidak terlalu besar. Meskipun ada sebagian orang yang menganggapnya sebagai sayuran, namun kenyataannya tomat memiliki berbagai jenis untuk berbagai keperluan pula. Terlepas dari jenis sayur atau buah, tomat memiliki khasiat yang tinggi untuk kesehatan.

  1. Semangka

Budidaya semangka menggunakan teknik hidroponik telah banyak digunakan oleh para petani semangka. Teknik ini memungkinkan petani untuk menanam semangka dalam jumlah yang lebih banyak tanpa membutuhkan lahan yang sangat luas. Selain itu, semangka yang ditanam secara hidroponik memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan penanaman konvensional.

  1. Stroberi

Buah ini menjadi favorit banyak orang di berbagai belahan dunia. Ternyata stroberi merupakan buah ideal untuk ditanam secara hidroponik, khususnya dengan sistem tetes. Penanaman stroberi dengan metode ini terbukti menghasilkan buah yang lebih banyak karena tanaman mampu menyerap nutrisi dalam jumlah yang lebih banyak.

Jenis Tanaman Sayur Hidroponik

Sayuran merupakan jenis tanaman yang paling lazim digunakan untuk hidroponik. Hal ini dikarenakan karakter mayoritas tanaman sayur yang mudah untuk dibudidayakan serta tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya dalam waktu 3-4 bulan, petani bisa memanen sayuran hidroponik. Jenis-jenis tanaman sayur yang lazim ditanam dengan metode hidroponik adalah:

  1. Selada

Tanaman yang satu ini sangat populer digunakan sebagai tanaman hidroponik. Selain penanamannya yang mudah, selada juga tidak membutuhkan media yang banyak serta tempat yang luas. Masa panen yang cenderung cepat membuat selada menjadi favorit pada pegiat hidroponik. Terlebih lagi permintaan pasar akan selada membuat sayuran ini semakin menarik untuk dibudidayakan.

  1. Bayam

Bayam merupakan jenis tanaman yang cukup banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Sayuran ini menjadi sumber zat besi yang baik untuk tubuh. Bayam juga merupakan salah satu jenis tanaman yang ideal untuk ditanam secara hidroponik. Penanaman dengan teknik ini terbukti mampu meningkatkan kualitas bayam, dan pastinya bayam menjadi lebih higienis.

  1. Kangkung

Jenis sayuran hijau yang juga sangat populer untuk dibudidayakan melalui hidroponik adalah kangkung. Kangkung yang cocok untuk ditanam dengan cara ini adalah jenis kangkung air karena membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Penanaman dengan hidroponik tentunya jauh lebih higienis jika dibandingkan dengan kangkung yang disebar di rawa ataupun kolam.

  1. Cabe

Menanam cabe merupakan hal yang cukup mudah untuk dilakukan baik di tanah maupun secara hidroponik. Tanaman sayuran ini tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Selain itu, permintaan cabe di pasaran juga terbilang tinggi. Oleh karena itu, cabe hidroponik sangat sesuai untuk dibudidayakan baik untuk keperluan sendiri maupun untuk dijual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *