Jenis Bayam Yang Umum di Indonesia

3 min read

Indonesia merupakan negara yang subur dan bisa di tumbuh oleh semua jenis tanaman. Berbagai jenis tanaman bisa tumbuh dengan baik dan subur. Salah satu tanaman yang bisa tumbuh dengan baik adalah sayuran, sayuran yang bisa tumbuh dan banyak masyarakat yang suka adalah sayuran bayam. Jenis bayam yang dapat tumbuh beraneka macam sesuai wilayahnya.

Jenis – Jenis Bayam

Bayam merupakan jenis sayuran yang sangat mudah di budidayakan, jika ingin melakukan pembibitan awal anda cukup menanam satu saja di depan rumah. jika bayam tersebut tumbuh besar dan berbunga serta berbuah makan akan menghasilkan banyak benih bayam. Jenis bayam di Indonesia antara lain sebagai berikut.

  1. Bayam petik

Bayam petik merupakan jenis bayam yang dapat tumbuh secara liar di manapun, biasanya sering di jumpai pada ladang petani ketika musim hujan tiba. Di pekarangan rumah juga bayam ini dapat tumbuh terutama jika di daerah perdesaan.

Bayam jenis ini tumbuh tegak dengan batang besar, tingginya mencapai 2 meter. Karena ketinggiannya tersebut tanaman ini hanya di petik daunnya saja untuk di masak dan di konsumsi. Jika di perdesaan masyarakat lebih suka bayam jenis ini, karena menurut mereka rasa dari bayam ini lebih segar ketika di olah menjadi sayur.

Karena hanya di petik daunnya, tanaman bayam ini terus tumbuh hingga berbunga dan berbuah. Kemudian buahnya berguguran dan menjadi bibit kembali. Begitu terus siklus hidup tanaman ini jika di perdesaan. Bayam jenis ini biasa digunakan untuk bahan tumis bayam atau untuk bahan keripik daun bayam.

  1. Bayam cabut

Kenapa nama bayam ini cabut?, karena tanaman bayam ini di panen dengan cara di cabut. Bahkan hingga di jual di pasar juga masih beserta akar tunggang dari bayam yang belum dibersihkan.

Ciri – ciri bayam jenis ini adalah daun dan batangnya lebih kecil dari bayam petik. Batang bayam ini kecil dan lunak sehingga bisa di masak beserta batangnya. Warna daunnya hijau dan ada yang berwarna merah, bentuknya kecil lonjong, tanaman bayam jenis ini biasanya di panen ketika usia tanaman 25 hari.

Tanaman ini memang terlihat lebih kecil dari bayam petik, namun kenikmatan rasanya hampir sama dengan bayam petik. Serta bayam jenis ini mudah dikembangbiakkan dan mudah di dapatkan di pasar bebas.

  1. Bayam berduri tajam

Bayam yang satu ini jika dilihat sekilas menyerupai bayam petik, namun jika anda mendekat dan memegang tanaman bayam jenis ini maka akan anda dapatkan perbedaannya. Bayam jenis ini di beri nama bayam berduri karena memang terdapat duri tajam, kecil dan halus pada bagian pangkal daun dan bunganya.

Karena pada dasarnya bayam ganas berwarna hijau agak merah ada tepian daunnya ini tumbuh secara liar pada daerah sekitar kandang sapi atau tempat pembuangan sampah sebagai bayam liar. Sehingga bayam jenis ini biasa digunakan sebagai makanan ternak atau sebagai obat alternatif. Karena bayam berduri diketahui ampuh menyembuhkan berbagai penyakit.

  1. Bayam itik

Untuk jenis bayam yang satu ini memiliki sedikit perbedaan dari jenis yang lainnya. Daun dan batangnya terlihat jauh lebih kecil dan lebih halus dari bayam lain pada umumnya. Bayam ini juga disebut dengan bayam botok. Kenapa disebut bayam botok?, karena bayam jenis ini biasa diolah menjadi makanan tradisional yang enak yaitu botok.

Ciri khas dari bayam ini adalah daunnya lebih kecil dari pada bayam cabut, bahkan ketika di budidayakan daun dari tanaman ini juga tetap berbentuk kecil sehingga membedakan dengan bayam jenis lainnya.

Bayam itik tampak berbeda bentuknya, sehingga oleh masyarakat sangat jarang di konsumsi karena bayam jenis ini biasanya digunakan sebagai tanaman hias di rumah, atau digunakan sebagai bahan makanan ternak jika jumlahnya banyak.

  1. Bayam hijau

Bayam jenis ini memiliki ciri – ciri pada tumbuhannya sedikit bercabang, berbeda dengan bayam cabut yang lebih kecil dan lurus tanpa cabang serta daunnya masih sedikit dan belum berbunga. Bayam ini batang dan daunnya berwarna hijau segar. Tidak seperti bayam jenis lain yang tampak ada kemerah – merahan.

Namun, ada juga bayam hijau yang bercabang dan berbunga pada ketiak daun. Selain itu bayam hijau yang ke dua daunnya berwarna hijau agak putih – putihan sampai hijau muda.] warna tersebut bahkan sampai pada batangnya.

  1. Bayam merah

Bayam jenis ini memiliki ciri yang hampir sama dengan bayam tumbuhannya kecil daunnya juga kecil. Namun pada bayam jenis ini memiliki sedikit cabang dan batangnya berwarna merah terang atau kemerah – merahan serta daunnya terdapat bentukan belang merah.

Bayam merah biasanya digunakan untuk program diet dan biasanya juga digunakan sebagai bahan keripik daun bayam. Karena kandungan nutrisinya banyak sehingga banyak orang yang suka dengan makanan yang berasal dari bayam tersebut.

Bayam merah juga bisa di gunakan sebagai obat tradisional, sangat jarang bayam jenis ini digunakan untuk bahan sayur mayur. Karena warna daunnya yang kurang cocok jika dijadikan sayuran atau masakan lain kecuali bayam goreng.

  1. Bayam tahunan

Di lingkungan masyarakat desa bayam jenis ini terkenal dengan sebutan bayam kakap. Daun bayam jenis ini berukuran lebar dan terdiri dari dua jenis. Jenis  yang pertama bentuk daunnya agak panjang dengan bentuk ujung daunnya runcing, dan warna daun batangnya hijau atau merah tua.

Bagian ketiak daun terdapat bunga bayam dengan bentukan rangkai bunga panjang dan berkumpul pada ujung batang. Sementara untuk bayam tahunan yang kedua daunnya lebih lebar dan warnanya hijau segar baik daun maupun batangnya.

Sayuran Bayam jenis kedua juga memiliki rantai bunga yang panjang pada ketiak daun dengan batasnya pada ujung – ujung batang.  Bayam tahunan ini biasanya tumbuh dengan sendirinya atau sengaja di tanam di sekitar halaman rumah, dengan tujuan untuk memudahkan proses pemetikan ketika akan memasak sayur bayam.

Jenis bayam memang banyak sekali namun yang familiar di masyarakat Indonesia hanya beberapa jenis saja. Diantaranya adalah bayam hijau, bayam merah, bayam cabut, bayam petik dan bayam berduri. Bayam duri yang biasanya di biarkan di tempat kotor atau di jadikan makanan ternak.

Berdasarkan beberapa pendapat para pencinta bayam dari perdesaan, bayam yang paling segar, enak, serta sehat di masak adalah bayam petik yang tumbuh secara liar di pekarangan rumah. Karena apa? karena rasa alami dan segarnya daun bayam masih jelas terasa meskipun sudah menjadi masakan sesuai selera masing – masing.

Bayam memang sayuran sehat dan kaya nutrisi bagi tubuh, sehingga jika di konsumsi dalam batas normal sesuai kapasitas tubuh akan menimbulkan efek positif bagi kesehatan. Dan juga sebaliknya jika di konsumsi terlalu sering makan dapat menyebabkan efek negatif bagi tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *