Budidaya Buah Melon

1 min read

Budidaya Buah Melon

Melon adalah buah yang sejenis dengan timun suri, semangka, dan blewah. Memiliki bentuk fisik yang mirip, yaitu besar. Selain itu cara tumbuhnya juga sama, yaitu merambat. Tetapi karena tanaman melon ini tidak bisa memanjat, maka tanaman itu akan menjalar ke permukaan tanah, sedangkan seharusnya keatas, itu sebabnya dalam diperlukan kayu untuk menopang agar tanaman itu tidak menjalar ke samping.

Untuk melakukan budidaya melon, Anda harus mengetahui banyak hal terutama tentang bibit dan cara penanamannya. Karena ada berbagai jenis buah melon dan cara budidaya buah melon tersebut memiliki perbedaan.

Jadi Anda harus mengenal karakter masing-masing buah melon tersebut, mengetahui kondisi iklim dan cuaca yang mempengaruhi pertumbuhan buah melon, serta ketelitian dan keuletan dalam membudidayakan buah melon itu.

Agribisnis Budidaya Buah Melon

Agribisnis buah melon saat ini sedang berkembang di berbagai daerah. Para petani sudah mulai banyak yang menjalankan bisnis di bidang ini. Sangat banyak orang yang gemar dengan buah melon ini, maka prospek pasarnya juga tentu sangat besar. Pada awalnya buah melon hanya dibudidayakan di Lampung dan Cisarua Bogor, sekarang sudah bisa ditemukan di beberapa daerah di Jawa Tengah.

Para petani buah melon lebih memilih membudidayakan melon golden dibandingkan dengan melon hijau karena harga jual melon golden ini lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual melon hijau, dan rasanya juga lebih manis, makanya lebih disukai oleh konsumen. Melon golden ini dagingnya berwarna kuning, makanya sebagian orang menyebutnya juga dengan melon kuning. Cara budidaya melon kuning ini sama dengan melon hijau, hanya saja perbedaan terletak pada bibitnya.

Berbagai Macam Teknik Budidaya Melon

1. Budidaya Melon Hidroponik

menanam melon tanpa menggunakan tanah, tetapi menggantinya dengan bahan air (hydro). Biasanya petani yang menggunakan cara seperti ini adalah yang memiliki lahan kecil atau kekurangan lahan, seperti di perkotaan.

Tanah yang biasanya memiliki kandungan nutrisi unsur hara dan vitamin, harus digantikan dengan pupuk yang sudah diencerkan dan dimasukkan ke dalam ember sebagai media tanam. Untuk itu sangat dibutuhkan perhatian agar kebutuhan air buah melon terpenuhi karena berpengaruh pada pertumbuhannya.

2. Budidaya Melon di Polybag

adalah sistem menanam buah melon dalam kantong-kantong plastik berwarna hitam berukuran 40×50 atau 37×40, dan banyaknya sesuai kebutuhan dan kapasitas lahan. Cara budidaya di polybag ini biasanya dilakukan di pekarangan rumah, sama halnya dengan sistem hydroponik diatas, sistem ini juga dipakai dengan alasan tidak memiliki lahan yang luas sebagai media tanamnya.

Polybag ini juga disebut dengan pot. Cara budidaya melon dalam pot atau polybag ini alternatif untuk orang yang ingin bercocok tanam menanam melon dengan cara yang praktis, mudah dipindah-pindahkan, bisa diletakkan di area yang tidak begitu luas, tapi jangan terkena sinar matahari secara langsung. Tidak terlalu sulit tetapi membutuhkan ketelitian agar hasilnya tidak kalah dibanding menanam di atas tanah.

3. Budidaya Melon Hibrida

sistem budidaya yang menggunakan teknologi dengan cara penggabungan atau kombinasi antara tehnik penanaman melon dan semangka. Seperti diketahui melon tumbuhnya merambat keatas yang dibantu oleh alat kayu atau bambu, sedangkan melon merambat ke samping. Maka disini digabungkan kedua karakter tersebut yaitu antara vertikal (melon) dan horizontal (semangka).

Hasil panen yang diperoleh dengan kemajuan teknologi ini jauh lebih besar dibandingkan dengan tehnik konvensional (merambat keatas). Karena buah melon yang ditanam menghasilkan buah yang banyak baik secara vertikal maupun horizontal. Hal ini membuat para petani mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari sebelumnya karena dengan lahan yang sama menghasilkan buah yang lebih banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *